Informasi Tanaman Penghijauan

gogreen

Daerah aliran sungai (DAS) mempunyai banyak fungsi, khususnya fungsi ekologis. Fungsi ekologis tersebut diantaranya adalah fungsi hidro-orologis (tata air dan perlindungan tanah), antara lain sebagai daerah tangkapan air (catchment area), pencegahan erosi dan sedimentasi. Apabila fungsi ekologis tersebut tidak berjalan dengan baik, maka akan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitarnya, seperti menurunnya produktifitas dan daya dukung lahan, menurunnya ketersediaan (kuantitas) dan kualitas air, dan akhirnya akan menimbulkan dampak negatif terhadap sektor ekonomi, yaitu menurunnya pendapatan rakyat.

Salah satu DAS di provinsi Jawa Barat adalah DAS Cimanuk, yang meliputi sub DAS Cimanuk hulu, cipelas dan cilutung dengan total area seluas 215.200 ha. Berdasarkan topografinya, sub DAS cimanuk hulu terbagi menjadi 3 zona, yaitu zona atas, zona tengah dan zona bawah, dengan luas total mencapai 144.452 ha. Kondisi sub DAS Cimanuk hulu saat ini bias dikatakan cukup memprihatinkan, yang diindikasikan dengan makin meluasnya lahan kritis. Hal ini diakibatkan oleh banyaknya benturan-benturan berbagai pihak yang berkepentingan di sub DAS Cimanuk hulu. Benturan-benturan tersebut pada akhirnya akan menimbulkan masalah degradasi alam dan lingkungan, seperti erosi dan sedimentasi, banjir, dan tanah longsor, dan gangguan-gangguan terhadap kawasan hutan. Masalah-masalah di atas tampak nya berpangkal dari semakin meningkatnya jumlah penduduk di kawasan DAS Cimanuk hulu yang kurang mengetahui tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan di wilayah DAS yang berakibat meningkatnya tekanan terhadap lahan di sub DAS Cimanuk hulu.